Tidak semua makan malam dimulai dengan pemandangan langit Singapura dari lantai 57. Saat Luxina diundang oleh Marina Bay Sands dalam rangkaian pengalaman Where Sustainability Meets the Art, salah satu agenda yang paling dinantikan adalah menikmati santap malam di LAVO Coastal Italian Restaurant & Rooftop Bar, sebuah destinasi kuliner yang telah lama menjadi salah satu ikon gastronomi Marina Bay Sands.


Begitu lift terbuka di puncak Hotel Tower 1, suasana langsung berubah. Di hadapan terbentang ruang makan yang terasa hangat, elegan, sekaligus santai. Cahaya lampu berwarna keemasan berpadu dengan panorama gedung-gedung pencakar langit Singapura yang berkilauan. Sulit untuk tidak berhenti beberapa saat hanya untuk menikmati pemandangan sebelum akhirnya duduk di meja makan.
LAVO bukan sekadar restoran rooftop. Setelah menjalani transformasi besar pada tahun 2025, restoran ini mengusung identitas baru sebagai LAVO Coastal Italian Restaurant & Rooftop Bar, menghadirkan inspirasi dari pesisir Italia dengan atmosfer yang lebih terang, hangat, dan modern. Interiornya dipenuhi warna-warna netral, aksen kayu berwarna madu, ubin bergaya Mediterania, serta garis arsitektur yang lembut sehingga menghadirkan nuansa kota-kota tebing di Riviera Italia. Area teras melingkar menawarkan panorama 360 derajat yang menjadikan setiap meja seolah memiliki panggung terbaik untuk menikmati matahari terbenam maupun gemerlap malam Singapura.

Tidak mengherankan apabila restoran ini telah menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan maupun selebritas dunia. Sejak dibuka pada 2018 sebagai gerai pertama Tao Group Hospitality di Asia, LAVO telah menjadi tuan rumah berbagai acara eksklusif dan dikunjungi nama-nama besar seperti Mariah Carey, David Beckham, Bella Hadid, Nick Jonas, The Weeknd, hingga BABYMONSTER.
Panorama Kota Menjadi Bagian dari Pengalaman Bersantap
Keistimewaan LAVO sebenarnya bukan hanya berada pada hidangannya.
Restoran dengan kapasitas sekitar 370 tamu ini memiliki tata ruang berbentuk huruf C yang dikelilingi jendela kaca dari lantai hingga langit-langit pada tiga sisinya. Dari mana pun duduknya, tamu akan menikmati panorama Marina Bay, kawasan bisnis Singapura, hingga laut di kejauhan. Ketika malam tiba, restoran secara perlahan berubah menjadi rooftop lounge yang hidup dengan alunan musik, koktail khas, dan suasana khas Riviera Italia yang santai namun penuh energi.

Perpaduan antara interior elegan, pelayanan yang ramah, serta pemandangan spektakuler membuat makan malam di sini terasa lebih seperti sebuah pengalaman daripada sekadar menikmati makanan.
Perjalanan Rasa yang Dimulai dengan Burrata
Hidangan pertama yang hadir adalah Burrata, sajian sederhana yang langsung memperlihatkan filosofi kuliner LAVO. Burrata yang lembut dibelah perlahan, memperlihatkan bagian dalamnya yang creamy, lalu disantap bersama heirloom tomatoes, eggplant caponata, dan aged balsamic. Kesegarannya terasa sangat alami. Rasa manis tomat yang matang sempurna dipadukan dengan keasaman balsamic yang elegan membuat hidangan ini terasa ringan sekaligus membangkitkan selera. Sebagai pembuka, Burrata berhasil menyiapkan lidah untuk perjalanan rasa berikutnya.


Tak lama kemudian, Calamari Fritti tiba di meja. Aroma harum hasil penggorengan langsung mengundang perhatian. Lapisan luarnya renyah, tetapi bagian dalam cumi tetap empuk dan juicy. Potongan zucchini goreng serta cherry pepper memberikan variasi tekstur dan sedikit sentuhan pedas yang menyenangkan, sementara saus spicy marinara menjadi pelengkap yang membuat setiap gigitan terasa semakin hidup. Hidangan ini menjadi contoh bagaimana menu klasik Italia dapat tetap terasa modern tanpa kehilangan identitasnya.

Menu pembuka ditutup dengan Grilled Octopus, salah satu sajian yang paling berkesan malam itu. Gurita dipanggang hingga menghasilkan aroma smoky yang menggoda, namun teksturnya tetap sangat lembut, sesuatu yang tidak mudah dicapai. Kentang, celery hearts, bawang, dan Castelvetrano olives menghadirkan keseimbangan rasa gurih, segar, dan sedikit asin yang membuat karakter hidangan lautnya semakin menonjol. Inilah jenis hidangan yang membuat orang ingin menikmati setiap potongnya secara perlahan.
Hidangan Utama yang Menjadi Bintang Malam
Setelah rangkaian appetizer selesai, suasana makan malam terasa semakin hangat. Percakapan di meja mengalir, sementara dari balik jendela panorama Singapura semakin indah ketika malam benar-benar tiba.
Menu utama dibuka dengan Black Truffle Pizza. Bahkan sebelum disantap, aroma truffle sudah memenuhi meja. Adonan pizza yang tipis dan renyah menjadi dasar yang sempurna bagi wild mushroom dan taburan black truffle pecorino. Setiap potong menghadirkan rasa earthy yang kaya, namun tetap ringan. Sentuhan oregano Sisilia memberikan aroma herbal yang lembut sehingga keseluruhan rasa terasa sangat seimbang. Ini adalah pizza yang tidak mencoba tampil berlebihan, justru kesederhanaannya menjadi kekuatan utama.


Berikutnya hadir salah satu signature terbaru LAVO, Reginette Seafood Alfredo. Bentuk pasta bergelombang membuat saus lobster butter dan light cream sauce menempel sempurna di setiap helaian. Udang, scallop, dan aroma laut yang segar berpadu harmonis tanpa tertutup oleh saus krim. Berbeda dari Alfredo yang biasanya terasa berat, versi LAVO justru terasa lebih ringan dan elegan, membuat hidangan ini tetap nyaman dinikmati hingga suapan terakhir.


Sebagai penutup menu utama, Chicken Parmigiana menghadirkan rasa yang lebih akrab. Potongan ayam yang dipukul tipis menghasilkan tekstur sangat lembut, sementara saus marinara yang segar dan mozzarella yang meleleh memberikan rasa klasik khas Italia yang selalu memuaskan. Di sampingnya tersaji Broccolini dengan bomba calabrese dan lemon zest. Meski hanya berperan sebagai pendamping, justru rasa pedas ringan dan aroma citrus dari sayuran ini menjadi penyegar yang menyeimbangkan keseluruhan hidangan utama.
Penutup Manis dengan Ikon LAVO
Affogato menjadi hidangan penutup pertama yang sederhana namun memuaskan. Espresso panas dituangkan ke dalam balok es besar tepat sebelum diseruput sehingga perlahan melelehkan vanilla gelato. Perpaduan rasa pahit kopi dan manis lembut es krim menghadirkan penutup yang ringan namun tetap meninggalkan kesan.
Berikutnya adalah Limone Coastal Cake, dessert yang terasa paling mencerminkan identitas pesisir Italia. Lemon olive moist cake memiliki tekstur lembut dengan aroma citrus yang segar. Ricotta cream memberikan kelembutan ekstra, sementara lemon syrup menghadirkan rasa asam manis yang membuat dessert ini terasa ringan dan menyegarkan.


Namun bintang terakhir malam itu tidak diragukan lagi adalah 20-Layer Chocolate Cake. Begitu disajikan, ukurannya langsung menarik perhatian seluruh meja. Dua puluh lapisan chocolate devil’s cake dipadukan dengan peanut butter mascarpone menghasilkan dessert yang kaya, lembut, dan sangat memanjakan. Meski tampil sangat megah, rasa manisnya tetap terjaga sehingga setiap lapisan masih terasa seimbang. Tidak mengherankan jika kue ini telah menjadi salah satu ikon LAVO sejak restoran ini pertama kali dibuka dan selalu menjadi hidangan yang wajib dipesan oleh para tamunya.
Signature Cocktail yang Menyempurnakan Malam di LAVO
Menjelang malam, suasana LAVO perlahan berubah dari restoran menjadi rooftop lounge yang elegan. Dengan panorama cakrawala Singapura, menikmati segelas signature cocktail menjadi cara sempurna untuk mengakhiri pengalaman bersantap. Konsep ini sejalan dengan semangat la dolce vita yang diusung LAVO, yaitu menikmati makanan, minuman, dan momen indah dalam suasana yang santai namun berkelas.

Pilihan cocktail di LAVO menawarkan karakter yang beragam. Paloma Italiana menghadirkan rasa citrus yang ringan dan menyegarkan, sementara Riviera Rosso menawarkan perpaduan buah merah dan sentuhan herbal yang lebih kompleks. Bagi pencinta cocktail klasik, LAVO Negroni menjadi pilihan wajib dengan keseimbangan rasa pahit dan manis yang elegan.
Sementara itu, Eternal Summer menyuguhkan nuansa tropis yang segar dengan sentuhan buah dan floral, sedangkan La Dolce Vita menghadirkan karakter yang lembut dan seimbang sebagai penutup malam yang sempurna.
Sebuah Pengalaman Kuliner yang Menyatukan Pemandangan, Suasana, dan Rasa
Makan malam di LAVO Coastal Italian Restaurant & Rooftop Bar bukan hanya soal menikmati hidangan Italia yang berkualitas. Seluruh pengalaman, mulai dari perjalanan menuju lantai 57, panorama kota yang memukau, interior yang menghadirkan nuansa Riviera Italia, pelayanan yang hangat, hingga setiap sajian yang disusun secara berurutan, menciptakan sebuah malam yang sulit dilupakan.
LAVO berhasil membuktikan bahwa restoran rooftop terbaik bukan hanya menawarkan pemandangan indah, tetapi juga mampu menghadirkan kualitas kuliner yang sebanding dengan panorama di sekelilingnya. Di sinilah konsep la dolce vita benar-benar terasa, sebuah perayaan akan makanan yang baik, suasana yang hangat, dan momen-momen sederhana yang menjadi begitu istimewa. Sebagai bagian dari pengalaman Marina Bay Sands, makan malam di LAVO menjadi penutup hari yang sempurna, sekaligus memperlihatkan mengapa restoran ini terus menjadi salah satu destinasi kuliner paling bergengsi di Singapura.
Foto cover: doc. Lavo

