Lekukan spiral Tubogas yang selama puluhan tahun menjadi identitas Bvlgari kini bergerak ke arah yang lebih tajam. Pada Watches and Wonders 2026, rumah perhiasan asal Roma tersebut memperkenalkan Serpenti Tubogas Studs Capsule—interpretasi baru Serpenti yang tidak lagi hanya bermain pada sensualitas klasik, tetapi juga menghadirkan energi yang lebih bold, grafis, dan metropolitan.
Jika Serpenti Tubogas klasik dikenal melalui lekukan spiral yang sensual dan cair di pergelangan tangan, maka versi terbaru ini tampil dengan energi berbeda. Ada karakter yang lebih tegas, lebih urban, bahkan nyaris rebellious. Perubahan itu dimulai dari satu elemen kecil namun signifikan: stud.

Bvlgari mengambil motif pyramid stud atau “clou” dari arsip desain perhiasannya, lalu menanamkannya di sepanjang bracelet Tubogas yang ikonik. Hasilnya mengubah seluruh bahasa visual jam tangan ini. Tubogas yang sebelumnya terasa lembut dan mengalir kini memiliki ritme geometris yang lebih sculptural. Setiap stud memantulkan cahaya dengan cara berbeda, menciptakan dimensi baru yang terasa lebih industrial namun tetap precious.
Koleksi ini juga menjadi pernyataan kuat mengenai estetika “Gold & Steel”, sebuah konsep yang sebenarnya telah hidup dalam DNA Bvlgari sejak era 1970-an. Dalam Serpenti Tubogas Studs Capsule, kombinasi emas dan baja bukan lagi sekadar permainan material, melainkan dialog antara dua dunia: kemewahan dan industrialisme, kehalusan dan kekuatan, jewelry dan design object.
Pendekatan ini terasa sangat relevan dengan arah luxury contemporary saat ini. Di tengah dominasi quiet luxury yang minimalis, Bvlgari justru menawarkan sesuatu yang lebih ekspresif: jam tangan yang tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga memiliki kehadiran visual layaknya aksesori runway.
Ada empat interpretasi berbeda dalam koleksi ini. Mulai dari versi yellow gold penuh dengan dial carnelian merah menyala, hingga kombinasi steel dan rose gold dengan sodalite biru yang terasa dingin dan mineralistik. Sementara varian malachite menghadirkan nuansa hijau pekat yang dramatis, mother-of-pearl memberikan sisi yang lebih luminous dan feminin. Semua dipadukan dengan diamond-set bezel dan stud emas yang memperkuat kesan precious sekaligus avant-garde.

Menariknya, meski tampil lebih bold, Serpenti Tubogas Studs Capsule tidak kehilangan identitas utamanya sebagai objek sensual. Bracelet Tubogas tetap mempertahankan fleksibilitas khasnya yang membungkus pergelangan seperti kulit kedua. Namun kini, ia melakukannya dengan sikap baru—lebih percaya diri, lebih grafis, dan lebih metropolitan.
Di balik tampilannya yang fashion-oriented, koleksi ini juga menunjukkan bagaimana Bvlgari terus mengaburkan batas antara watchmaking dan jewelry. Serpenti Tubogas Studs Capsule terasa seperti perhiasan yang bisa menunjukkan waktu, atau mungkin jam tangan yang berpikir seperti high jewelry. Dan justru di area abu-abu itulah kekuatan Bvlgari berada selama puluhan tahun.
Pada akhirnya, Serpenti Tubogas Studs Capsule adalah cerminan bagaimana simbol feminin klasik dapat berevolusi mengikuti energi perempuan modern: kuat, dinamis, sensual, dan tidak takut tampil berbeda. Dalam dunia luxury yang semakin homogen, Bvlgari memilih jalur lain—lebih berani, lebih teatrikal, dan jauh lebih hidup.



