Festival Film Fantastis Internasional Gérardmer ke 33 yang berlangsung pada 27 Januari sampai 1 Februari 2026 menjadi sorotan penting bagi industri sinema Indonesia. Sutradara Joko Anwar hadir sebagai Guest of Honor, sebuah pengakuan prestisius atas kontribusinya dalam genre horor dan fantasi di panggung global. Festival ini menampilkan retrospektif karya Joko Anwar melalui pemutaran film seperti Pengabdi Setan dan Perempuan Tanah Jahanam, yang mendapat apresiasi penonton Eropa karena kekuatan visual sekaligus lapisan kritik sosialnya. Kehadiran aktris Asmara Abigail turut memperkuat representasi Indonesia dalam rangkaian penghormatan tersebut.

Topeng dan Grand Prix
Edisi tahun ini mengusung tema besar tentang topeng dan dinamika keibuan, menciptakan atmosfer yang intens sekaligus emosional di kota Gérardmer, Prancis. Film Mother’s Baby karya Johanna Moder meraih Grand Prix setelah dipuji karena keberaniannya membahas depresi pascapersalinan melalui pendekatan horor psikologis. Tema tersebut menunjukkan bagaimana sinema fantastis tetap relevan sebagai medium untuk mengangkat isu kemanusiaan yang kompleks, sekaligus memperkaya diskursus film genre di tingkat internasional.


Joko Anwar, Asmara Abigail dan Gérardmer
Di luar kompetisi utama, festival menghadirkan berbagai kegiatan publik seperti zombie walk dan pameran literatur fantastis yang memperkuat karakter Gérardmer sebagai perayaan budaya pop dan seni film. Kehadiran delegasi Indonesia yang dipimpin Joko Anwar menandai meningkatnya pengakuan terhadap film horor lokal yang dikenal karena kekuatan narasi dan identitas visualnya. Gérardmer 2026 pun kembali menegaskan posisinya sebagai barometer penting bagi perkembangan sinema fantastis dunia, sekaligus membuka ruang dialog lintas budaya melalui bahasa film.




Foto: Gérardmer 33rd Festival International du Film Fantastique – Olivier VIGERIE / Hopscotch Cinema


