Di kawasan dataran tinggi Bali yang hijau dan sarat ritual, satu destinasi baru hadir membawa narasi tentang keseimbangan dan ketenangan. Hiliwatu Bali Ubud a Tribute Portfolio Resort akan resmi dibuka pada 15 Januari 2026 di Desa Bresela, Gianyar. Resor ini menawarkan pengalaman menginap yang merangkul alam, budaya, dan wellness sebagai satu kesatuan, menghadirkan kemewahan yang terasa personal dan berakar pada lanskap Ubud yang hening, dan waktu slow living yang tak tergesa-gesa.

Alam dan Tradisi Ubud
Ubud selama ini dikenal sebagai pusat spiritual dan budaya Bali, tempat alam dan tradisi berjalan beriringan. Terasering sawah yang dibentuk melalui sistem subak yang diakui UNESCO menjadi simbol keharmonisan manusia dan alam. Sungai Ayung yang mengalir tenang, kabut pagi yang menyelimuti lembah, hingga pertunjukan tari di Puri Ubud membentuk ritme perjalanan yang mengajak pelancong untuk melambat dan benar benar hadir di setiap momen.
Hiliwatu Bali Ubud
Berada di tengah lanskap tersebut, Hiliwatu Bali Ubud dirancang mengikuti kontur alam dan filosofi lokal. Terletak di atas lembah sungai dan dikelilingi hutan tropis, resor ini memadukan arsitektur yang bersahaja dengan sentuhan kontemporer. Setiap ruang terasa menyatu dengan lingkungan sekitar, menciptakan hubungan yang intim antara tamu, alam, dan budaya setempat, dari matahari terbit hingga senja yang menenangkan.

Privasi dan Alam Khas Ubud
Keistimewaan Hiliwatu Bali Ubud terletak pada keseimbangan antara privasi dan kedekatan dengan pengalaman khas Ubud. Lokasinya yang tersembunyi di Bresela tetap memberikan akses mudah menuju Sungai Ayung, Tegallalang Rice Terraces, dan pusat seni Ubud. Tamu juga dapat menikmati Sunrise Yoga gratis setiap hari di Samya Spa bersama instruktur Bali, di dek terbuka yang dikelilingi hijau tropis, menghadirkan ritual pagi yang terasa autentik dan membumi.
Destinasi Slow Living
Lebih dari sekadar tempat bermalam, Hiliwatu Bali Ubud menjadi ruang untuk menyelaraskan diri dengan ritme alam, yang tenang dan slow. Di sini, keheningan tidak terasa kosong, tetapi penuh makna. Setiap pengalaman dirancang untuk meninggalkan kesan mendalam, menjadikan perjalanan ke Ubud bukan hanya tentang destinasi, tetapi tentang koneksi yang terbangun antara manusia dan alam.

