Luxina, Waktu bukan sekadar angka yang bergerak pada dial jam tangan, tapi adalah simbol disiplin, pilihan hidup, dan keberanian untuk melangkah lebih jauh. Nilai inilah yang terasa kuat ketika TAG Heuer resmi menunjuk Lee Jung-hoo sebagai brand ambassador terbarunya—sebuah pertemuan antara presisi Swiss dan determinasi seorang atlet Asia di panggung global.
Lee Jung-hoo, di Korea Selatan, telah lama menjadi ikon baseball generasi baru. Sejak debut profesionalnya pada 2017, prestasinya nyaris tanpa jeda: Rookie of the Year, deretan Golden Glove Awards, hingga gelar MVP KBO. Namun alih-alih berdiam di zona nyaman, Lee memilih jalur yang lebih menantang—Major League Baseball Amerika Serikat bersama San Francisco Giants. Sebuah keputusan yang menuntut mental baja dan keyakinan penuh pada proses.

Di sinilah filosofi TAG Heuer, Designed to Win, menemukan wujud manusianya. Kemenangan, bagi Lee, bukan sesuatu yang terjadi begitu saja. Ia dibangun dari latihan sehari-hari, dari keberanian mengambil keputusan, dan dari sikap mental untuk terus berkembang. Sebuah prinsip yang selaras dengan DNA TAG Heuer yang selama 165 tahun dikenal berani menantang batas inovasi horologi.
Kampanye Designed to Win terbaru menangkap momen paling intens dalam baseball: detik-detik berdiri di plate, ketika dunia seolah berhenti dan hanya ada fokus, napas, serta keputusan sepersekian detik. Visual tersebut bukan sekadar tentang olahraga, melainkan metafora kehidupan modern—tentang bagaimana tekanan justru melahirkan kejernihan arah.
“Dream big. Then your future will change,” adalah kalimat yang sering dikaitkan dengan Lee Jung-hoo. Sebuah mantra yang relevan bagi generasi luxury consumer masa kini: mereka yang tidak lagi memaknai kemewahan sebagai simbol status semata, melainkan sebagai refleksi perjalanan, nilai, dan pilihan personal.
Dalam rangka pengumuman resmi kolaborasi ini, TAG Heuer menggelar acara eksklusif di Seoul, sekaligus memperkenalkan rangkaian visual kampanye yang menampilkan Lee mengenakan koleksi ikonis seperti Monaco, Carrera, dan Aquaracer. Jam tangan-jam tangan tersebut bukan hanya penunjuk waktu, tetapi pernyataan gaya hidup—tentang keberanian, performa, dan ketepatan momen.
Kolaborasi ini juga menandai semakin kuatnya representasi Asia dalam lanskap luxury global. Lee Jung-hoo, dengan latar keluarga legendaris dan karier internasionalnya, menjadi simbol transisi: dari tradisi ke masa depan, dari lokal ke dunia.
TAG Heuer tidak sekadar memilih atlet berbakat. Mereka memilih cerita. Tentang seseorang yang memahami bahwa waktu adalah aset paling berharga—dan bahwa setiap detik, jika dirancang dengan tepat, bisa menjadi langkah menuju kemenangan.
