Setelah pertama kali hadir di Jakarta pada 2014, Akira Back kembali ke ibu kota dengan membawa konsep dan perspektif baru. Kali ini, restoran yang berada di bawah nama Chef Akira Back menempati lantai 100 Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta Pusat, menawarkan pengalaman fine dining Jepang kontemporer dengan panorama Jakarta sebagai bagian dari pengalaman bersantap.
Luxina mendapat kesempatan untuk menghadiri Exclusive Media Preview Akira Back Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, para tamu media diajak menikmati dinner preview sekaligus berkenalan lebih dekat dengan visi Chef Akira Back mengenai kembalinya restoran ini ke Jakarta.

Kehadiran Chef Akira Back secara langsung menjadi salah satu bagian penting dari malam tersebut. Ia berbagi pandangan mengenai hubungannya dengan Jakarta sekaligus alasan di balik keputusannya kembali membuka restoran di kota ini.
“Kembali ke Jakarta, dan kali ini berada di titik tertingginya, merupakan sebuah kehormatan. Kota ini selalu memiliki tempat yang istimewa di hati saya. Kini, kami merayakannya dari ketinggian, menikmati Jakarta dari perspektif yang berbeda,” ujar Chef Akira Back, Founder Akira Back.
Kuliner Jepang Kontemporer dengan Perspektif Global
Berlokasi di lantai 100, Akira Back Jakarta dirancang sebagai restoran yang lebih intim dengan kapasitas 60 tamu, terdiri dari 52 kursi di ruang makan utama dan ruang VIP privat yang dapat menampung hingga delapan tamu. Bahkan perjalanan menuju restoran menjadi bagian dari pengalaman, ketika hiruk-pikuk kota perlahan ditinggalkan dan panorama cakrawala Jakarta mulai terlihat dari ketinggian.

Karakter kuliner Akira Back memang tidak berhenti pada tradisi Jepang. Di Jakarta, teknik kuliner Jepang berpadu dengan pengaruh Korea dan Amerika yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan Chef Akira Back. Hasilnya adalah menu yang mempertemukan sushi dan sashimi, seafood, teknik robata, serta berbagai kreasi yang menggabungkan ketelitian teknik Jepang dengan cita rasa global.
Hal tersebut terasa sejak hidangan pertama yang Luxina cicipi pada malam media preview.
Menikmati Dinner Preview Akira Back Jakarta
Makan malam dibuka dengan Signature AB Pizza, salah satu hidangan yang langsung memperlihatkan karakter kreatif Akira Back. Bluefin tuna dipadukan dengan eringi mushroom, umami aioli, micro shiso, truffle, dan Maldon salt. Lapisan pizza yang renyah menjadi kontras dengan tekstur lembut tuna dan rasa umami yang kaya.

Berikutnya hadir Kanpachi Goma, yang menggunakan kingfish dengan yuzu goma dan herb oil. Karakter ikan yang lembut mendapatkan sentuhan citrus dan aroma herbal yang membuat hidangan terasa ringan dan segar.

King Crab Dynamite kemudian membawa rasa seafood yang lebih intens. King crab dipadukan dengan dynamite sauce, pickled enoki, dan cilantro, menciptakan kombinasi rasa gurih dengan sedikit sentuhan asam dan segar.

Salah satu hidangan yang cukup menarik adalah Brother From Another Mother. Nama yang playful tersebut diterjemahkan ke dalam hidangan yang mempertemukan unagi kabayaki, anago tempura, shaved foie gras torchon, dan ponzu aioli. Perpaduan dua jenis eel dengan foie gras memberikan kedalaman rasa yang berbeda, sementara ponzu aioli membantu menjaga keseimbangannya.

Rangkaian seafood dilanjutkan dengan Perfect Storm, yang memadukan shrimp tempura, spicy tuna, salmon belly aburi, dan chipotle aioli. Hidangan ini terasa lebih berani, dengan permainan tekstur antara tempura yang renyah dan seafood yang lembut.

Untuk hidangan utama, Pan Seared Seabass hadir bersama saffron beurre blanc, broccoli, dan crispy leek. Saus beurre blanc memberikan karakter creamy dan elegan, sementara crispy leek menambahkan tekstur yang kontras.

Kemudian datang 48 Hours Wagyu Short Rib, salah satu sajian yang paling berkesan malam itu. Sesuai namanya, wagyu short rib melalui proses memasak selama 48 jam sebelum disajikan bersama braising jus dan miso potato purée. Tekstur dagingnya sangat lembut, dengan rasa yang dalam dari proses braising yang panjang.
Teknik dan perhatian terhadap proses memang menjadi bagian penting dalam menu Akira Back. Hidangan 48 Hour Short Rib merupakan salah satu hidangan dari Akira Back yang mencerminkan perhatian dapur terhadap proses, teknik, dan ketepatan.

Sebagai penutup, Truffle Ice Cream Pizza menjadi interpretasi yang playful terhadap konsep pizza. Ruby chocolate disc, vanilla tuile, dan truffle ice cream disusun menjadi dessert yang memadukan rasa manis, tekstur renyah, dan aroma truffle yang khas. Hidangan ini juga menjadi salah satu kreasi ikonik yang mengubah konsep pizza menjadi sajian penutup.
Chef Akira Back: dari Baseball, Snowboarder Profesional hingga Chef dengan Restoran Michelin-Starred
Sebelum dikenal sebagai chef dan restaurateur dengan jaringan restoran di berbagai belahan dunia, perjalanan Chef Akira Back justru dimulai dari dunia olahraga ekstrem. Lahir di Seoul dan dibesarkan di Aspen, Colorado, ia sempat menekuni snowboarding secara profesional selama sekitar tujuh tahun. Di sela perjalanan tersebut, ia bekerja di sebuah restoran Jepang di Aspen, pengalaman yang kemudian mengubah arah hidupnya.

Dari sana, Back memutuskan untuk serius menekuni dunia kuliner dan menyelesaikan pendidikan di International Culinary School, The Art Institute of Colorado. Pada 2008, ia membuka restoran pertamanya, Yellowtail Japanese Restaurant & Lounge di Bellagio Resort & Casino, Las Vegas.
Sejak saat itu, nama Akira Back berkembang menjadi sebuah jaringan restoran internasional. Saat ini, portofolionya mencakup berbagai restoran di kota-kota seperti Las Vegas, London, Paris, Dubai, Beverly Hills, Toronto, Seoul, Singapore, Riyadh, Tenerife, San Diego, Istanbul, Doha, Marrakech, Jakarta, Orlando, Bangkok, San Francisco, hingga Aruba. Situs resmi Akira Back menyebut jaringan globalnya kini telah berkembang menjadi 31 lokasi.
Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi destinasi kuliner yang sangat dikenal, seperti Akira Back di Paris, yang berada di Prince de Galles Hotel; Akira Back Seoul di Four Seasons Hotel Seoul; Akira Back Dubai di W Dubai; serta Akira Back Bangkok di Bangkok Marriott Marquis Queen’s Park.
Salah satu pencapaian penting dalam kariernya adalah keberhasilan konsep Dosa by Akira Back meraih Michelin Star, baik di Seoul maupun London. Dosa London di Mandarin Oriental Mayfair bahkan memperoleh satu Michelin Star dalam Michelin Guide 2025, hanya lima bulan setelah dibuka.

Selain penghargaan Michelin, Chef Akira Back juga telah lebih dari sepuluh kali berpartisipasi dalam jamuan bergengsi James Beard House dan pernah memasak untuk sejumlah tokoh dunia, termasuk Dalai Lama, Bill Clinton, keluarga kerajaan Inggris, perdana menteri, sheikh, presiden, serta berbagai selebritas. Ia juga pernah tampil dalam program televisi seperti Iron Chef America, The Today Show, dan Best Thing I Ever Ate.
Perjalanan yang berangkat dari snowboarding profesional hingga membangun kerajaan restoran global tersebut ikut menjelaskan karakter masakan Chef Akira Back. Ada unsur keberanian, eksplorasi, dan keinginan untuk terus menggabungkan berbagai pengaruh budaya ke dalam satu pengalaman kuliner.
Ketika Langit Jakarta Menjadi Bagian dari Pengalaman
Pengalaman di Akira Back Jakarta tidak hanya berhenti pada makanan.
Ada sesuatu yang berbeda ketika makan malam berlangsung 100 lantai di atas Jakarta. Perlahan, lampu-lampu kota mulai mengambil alih pemandangan dari balik kaca, sementara ruang makan yang relatif intim membuat pengalaman terasa lebih personal.
Konsep tersebut sejalan dengan semangat “Celebrate Life” yang diusung Akira Back Jakarta. Restoran ini memang dirancang sebagai ruang untuk merayakan berbagai momen, mulai dari ulang tahun, anniversary, lamaran, pertemuan keluarga, hingga pencapaian dalam perjalanan karier. Namun, ada satu hal yang terasa cukup menyenangkan dari konsep tersebut: tak selalu dibutuhkan sebuah alasan besar untuk merayakan sesuatu. Berkumpul dan menikmati waktu bersama pun sudah cukup.
Dalam kesempatan media preview ini, Luxina melihat bagaimana konsep tersebut diterjemahkan secara menyeluruh. Mulai dari lokasi, atmosfer, pelayanan, hingga menu yang membawa karakter khas Chef Akira Back.


Kembalinya Akira Back ke Jakarta akhirnya terasa bukan sekadar sebagai pembukaan restoran baru. Ada perjalanan panjang yang ikut dibawa ke kota ini, dari pengalaman Chef Akira Back sebagai snowboarder profesional, eksplorasinya di berbagai dapur dunia, hingga jaringan restoran yang kini tersebar di berbagai kota.
Dan mungkin, itulah yang membuat makan malam di lantai 100 Autograph Tower terasa berbeda. Di satu sisi, kita sedang menikmati hidangan Jepang kontemporer dengan pengaruh global. Di sisi lain, kita sedang melihat Jakarta dari perspektif yang benar-benar baru.
Akira Back Jakarta resmi dibuka pada 21 Agustus 2026 dan melayani makan malam pukul 17.00 hingga 23.00. Restoran ini berlokasi di Autograph Tower, Lantai 100, Thamrin Nine, Jl. M.H. Thamrin No. 10, Jakarta Pusat. Reservasi tersedia melalui SevenRooms dan WhatsApp di +62 813-1608-080.

