
Hong Kong kembali menegaskan dirinya sebagai pusat kreativitas mode Asia. Menyambut satu dekade perayaan ke-10, CENTRESTAGE 2025 dibuka dengan sebuah suguhan luar biasa: peragaan couture maestro dunia, Guo Pei, dalam acara CENTRESTAGE ELITES di museum seni kontemporer M+ West Kowloon Cultural District.

Untuk pertama kalinya, Guo Pei menghadirkan pertunjukan couture solo di Hong Kong, menampilkan lebih dari 30 karya eksklusif di bawah tema “Gilternity: An Everlasting Radiance”. Inspirasi dari kilau emas cair yang memudar secepat ia bersinar diterjemahkan menjadi gaun-gaun megah, di mana kerajinan tradisional berpadu harmonis dengan estetika seni modern.
Menariknya, Guo melibatkan mahasiswa dan peneliti dari The Hong Kong Polytechnic University dalam menciptakan karya pembuka yang menggunakan kain bercahaya inovatif. Sebuah pernyataan simbolis yang menegaskan semangat “warisan dan inovasi” sebagai fondasi masa depan mode.

Signature desain dari Guo Pei yang merupakan bordiran tradisional Tiongkok, hadir sebagai dekorasi dalam berbagai bentuk dan imaji. Gaun-gaun dengan material super-luxe dalam siluet semi surealis dan berbagai gaun panjang menampilkan teknik couture tradisional Tiongkok yang sudah berumur ribuan tahun dalam format kekinian yang modern. Yang mana, memang, gaun-gaun seperti ini sangat disukai di Asia, termasuk Indonesia. Dalam sebuah kesempatan wawancara, Guo Pei secara langsung menyampaikan bahwa ia akan membuat Hong Kong sebagai basis rumah modenya di Asia, untuk mempermudah klien couture Asia-nya yang semakin meningkat.

Hadir pada malam pembukaan Centrestage 2025, Rosanna Law selaku Secretary for Culture, Sports and Tourism HKSAR, bersama deretan selebriti seperti Myolie Wu, Ayla Sham, Louise Wong, Ali Lee, Kathy Chow, Ashley Lin, Tiffany Lau, dan Elva Ni. Supermodel Qi Qi dan Cissy Wang menambah aura glamor, sementara Ella Yam tampil memukau dalam balutan rancangan terbaru Guo Pei.
Tak hanya sekadar pesta mode, CENTRESTAGE 2025 juga mencatatkan rekor dengan lebih dari 260 brand dari 25 negara. Tahun ini istimewa karena untuk pertama kalinya, Inggris menjadi Partner Country, membawa energi kreatif dari para desainer muda hingga rumah mode mapan.

Lebih dari 40 acara termasuk 30 fashion show dan parade siap mengguncang Hong Kong Convention and Exhibition Centre hingga 6 September. Semua terbuka gratis untuk profesional maupun publik, sebuah undangan terbuka untuk merasakan denyut nadi mode Asia.
Dalam kilau lampu runway dan sorotan internasional, CENTRESTAGE 2025 bukan sekadar panggung mode, melainkan perayaan keabadian seni, inovasi, dan kecanggihan Asia sebagai fashion capital dunia.



