Interpretasi sederhana dalam high watchmaking, bisa jadi sesuatu yang tidak sederhana, walau hasil akhirnya terlilhat sederhana. Terlebih ketika kesederhanaan itu datang dari nama Daniel Roth, maestro independen yang menjadikan proporsi, disiplin teknis, dan keanggunan sunyi sebagai bahasa desainnya. Melalui Extra Plat Rose Gold Skeleton, yang dirilis pada LVMH Watch Week 2026 pada 19 Januari di Milan, Daniel Roth tidak hanya membuka dial sebuah jam, tetapi juga membuka babak baru dalam kebangkitan sang Maison.
Jam tangan ini adalah interpretasi skeleton pertama dari lini Extra Plat—sebuah langkah yang secara historis belum pernah dilakukan pada era awal Daniel Roth sendiri. Maka, kehadirannya bukan nostalgia, melainkan evolusi yang penuh perhitungan.
Extra Plat: “Komplikasi” dalam Wujud Kesunyian

Bagi Daniel Roth, Extra Plat bukan sekadar jam tipis, melainkan komplikasi tersendiri. Di balik profil rampingnya tersembunyi tantangan teknis ekstrem: presisi arsitektur, keseimbangan struktur, dan kontrol proporsi dalam ruang yang sangat terbatas. Inilah filosofi yang membangun reputasi Daniel Roth sejak awal 1990-an.
Pada Extra Plat Rose Gold Skeleton, bahasa desain tersebut tetap utuh. Case double-ellipse khas Daniel Roth dalam emas rose gold 5N berukuran 38,6 x 35,5 mm tampil elegan tanpa perlu berteriak. Dengan ketebalan hanya 6,9 mm, jam ini mempertahankan karakter dress watch sejati—tipis, tenang, dan berkelas. Yang mana kali ini, kesunyian tersebut transparan.
Skeletonisasi sebagai Pernyataan Artistik
Skeletonisasi sering kali jatuh ke dalam jebakan pamer teknis. Daniel Roth memilih jalur berbeda. Di sini, skeleton bukan gimmick visual, melainkan alat untuk memahami arsitektur. Setiap bukaan dibuat dengan kesadaran struktural, bukan sekadar estetika.
Dial terbuka memperlihatkan kaliber manual DR002SR, sebuah mesin baru yang dikembangkan khusus untuk versi skeleton ini oleh La Fabrique du Temps Louis Vuitton. Bukan adaptasi seadanya, melainkan rekonstruksi total dari DR002 agar mampu “bernapas” tanpa kehilangan rigiditas maupun performa kronometrik.
Kaliber DR002SR: Jantung Emas yang Berbicara

Keputusan menggunakan emas solid 18 karat untuk bridges dan plates bukan sekadar kemewahan, melainkan pilihan teknis dan artistik. Emas memberikan medium ideal untuk finishing tangan tingkat tinggi—mulai dari bevel tajam, sudut internal yang nyaris mustahil dikerjakan mesin, hingga black polishing yang memantulkan cahaya secara dramatis namun halus.
Secara spesifikasi, DR002SR tetap disiplin dengan frekwensi 4 Hz, daya simpan tenaga hingga 65 jam, free-sprung balance dan ketebalan mesin yang hanya 3,1 mm.
Semua itu disusun mengikuti kontur double-ellipse, mempertegas bahwa bentuk case Daniel Roth bukan dekorasi, melainkan fondasi mekanis.
Transparansi yang Menuntut Kejujuran
Jam skeleton menuntut kejujuran mutlak. Tidak ada tempat bersembunyi bagi finishing yang setengah hati. Di sinilah Extra Plat Rose Gold Skeleton menunjukkan kelasnya. Setiap sudut internal—yang hanya bisa dikerjakan dengan tangan—menjadi tanda tangan para artisan di Meyrin, Swiss.
Dalam konteks La Montre Objet d’Art, jam ini layak disebut galeri mekanik mini: fungsi dan bentuk berdialog dalam keheningan, bukan kompetisi.
Posisi dalam Dunia Luxury Watchmaking
Extra Plat Rose Gold Skeleton jelas bukan jam untuk semua orang. Ia ditujukan bagi kolektor yang memahami bahwa luxury sejati tidak selalu hadir dalam komplikasi kompleks, melainkan dalam kesempurnaan eksekusi hal yang tampak sederhana.
Ini adalah jam tangan untuk mereka yang menghargai sejarah independen, disiplin horologi klasik dan estetika yang tidak lekang oleh trend. Daniel Roth Extra Plat Rose Gold Skeleton adalah jam tangan yang tidak mencari perhatian. Ia hadir dengan ketenangan penuh keyakinan, memperlihatkan bahwa transparansi justru membutuhkan keberanian dan kedewasaan desain.



