Luxina, Akhir tahun yang datang dalam kurang tiga bulan, adalah momen tahunan untuk penikmat olahraga ski dan aktiftas musim dingin lainnya. Seperti biasa, Louis Vuitton bulan ini merilis koleksi ski yang kali ini di tangan Pharrell Williams, gaya ski tak lagi sekadar urusan olahraga ekstrem di puncak bersalju. Tapi menjelma menjadi statement estetika baru yang memadukan performa, elegansi, dan semangat bebas khas LVERS, komunitas global Louis Vuitton yang hidup dengan filosofi discernment dan kualitas tertinggi.
Untuk koleksi Louis Vuitton 2026 Men’s Ski Collection, Pharrell memperluas imajinasi tentang skiwear menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Ia menghadirkan perpaduan antara technical performance dan tailored sophistication—sebuah sintesis antara fungsionalitas tinggi dan dandisme kontemporer.

Terinspirasi oleh outdoor lifestyle, Pharrell memadukan jaket tahan air dengan potongan yang dapat dilepas, celana berstruktur strap dinamis, hingga windbreaker quilted yang ringan dan mudah dikemas. Koleksi ini menghadirkan pakaian yang siap menghadapi salju Alpen namun tetap elegan di kafe mewah Saint-Moritz.
Material seperti waterproof nylon, fur-effect fabric, dan cashmere blend dipadukan dalam potongan klasik: shearling trucker jacket, mink bomber, hingga Monogram-adorned knitwear. Tiap potongan adalah karya savoir-faire tingkat tinggi yang menegaskan posisi Louis Vuitton di puncak mode fungsional.
Dua belas item authentic skiwear menjadi inti koleksi ini. Didesain untuk performa optimal, tiap pakaian dilengkapi ventilasi tersembunyi, insulated phone compartments, dan sistem BOA untuk sepatu snowboard. Ski suit bermotif LV Tartan Pixel menggabungkan warisan dandisme dengan teknologi tinggi, sementara LV Cursive ski suit menipu mata lewat bahan teknis yang menyerupai denim kasual.
Pharrell juga bermain dengan ilusi visual: trompe l’oeil nylon yang menyerupai denim pada Christopher Sport backpack dan Rush Bumbag. Untuk yang menyukai sentuhan futuristik, tas PVC berwarna gunmetal metallic dengan emboss Monogram menghadirkan kilau yang memantulkan cahaya pegunungan.
Tak lengkap tanpa detail khas Louis Vuitton, Pharrell menambahkan beanie chenille, syal Monogram shearling, dan LV Yeti snow boots dalam shearling intarsia serta versi metalik. Sepatu LV Trainer Maxi hadir dalam bulu lembut dengan tali wol tebal—perpaduan manis antara kemewahan dan kenyamanan. Sementara LV Frost ski mask tampil dengan dua wajah: Damier klasik dan lensa polos yang dapat diganti, mencerminkan fleksibilitas pria modern.



