CFCL VOL.12 hadir di Masari dan MASARISHOP.COM, membawa gagasan tentang knitwear yang bergerak melampaui fungsi busana menjadi objek desain yang hidup. Didirikan desainer Jepang Yusuke Takahashi, CFCL—singkatan dari Clothing For Contemporary Life—merumuskan pakaian untuk kehidupan kontemporer melalui tiga prinsip: sophistication, sustainability, serta comfort and easy care. Siluetnya praktis namun refined, menciptakan gaya effortless yang terasa relevan untuk ritme sehari-hari.

Social Sculpture
Untuk VOL.12, CFCL mengolah gagasan Social Sculpture dari seniman Jerman Joseph Beuys menjadi bahasa fashion yang subtil namun kuat. Knitwear diperlakukan seperti pahatan: volume, tekstur, draping, dan struktur dirancang agar merespons gerak tubuh sekaligus tetap fungsional. Gagasan Beuys tentang seni sebagai kekuatan yang mampu memengaruhi perubahan sosial diterjemahkan CFCL ke dalam pakaian yang bukan sekadar dikenakan, melainkan menjadi bagian dari cara seseorang bergerak, bekerja, dan hadir di ruang publik. Pendekatan terhadap fashion yang lebih sadar juga tercermin dari status CFCL sebagai brand apparel pertama di Jepang yang memperoleh sertifikasi B Corporation.


CFCL VOL.12 – Sculptural Art
Melalui palet warna seperti Lavender Fog, Aubergine Violet, dan Maroon Red, CFCL VOL.12 memperlihatkan bagaimana knitwear dapat tampil sculptural tanpa kehilangan kenyamanan. Koleksi terbaru ini kini tersedia di Masari dan MASARISHOP.COM, menawarkan perspektif Jepang tentang contemporary fashion yang mempertemukan desain, fungsi, keberlanjutan, dan ekspresi artistik dalam satu wardrobe. Sebuah pendekatan yang terasa sophisticated, tetapi tetap membumi—karena bagi CFCL, pakaian terbaik adalah pakaian yang mampu hidup bersama pemakainya.






