Luxina, Azzedine Alaïa dikenal dengan desain ikonisnya yang glamor dan inovatif. Sepanjang hidupnya, beliau selalu mengedepankan keindahan bagi perempuan dan mendorong mereka untuk tampil percaya diri. Secara diam-diam, Azzedine Alaïa telah mengumpulkan 600 gaun vintage Dior, koleksi luar biasa dari era Yves Saint Laurent, Marc Bohan, Gianfranco Ferré, hingga John Galliano. Melihat koleksi yang begitu luas, La Galerie Dior dan Azzedine Alaïa Foundation akan menghadirkan dua pameran untuk menampilkan gaun-gaun Dior yang mengagumkan milik Alaïa.
Kedua pameran ini dikurasi oleh Olivier Saillard, direktur Azzedine Alaïa Foundation, bersama Gaël Mamine. Lebih dari 100 gaun Dior dari koleksi Alaïa akan ditampilkan untuk pertama kalinya di La Galerie Dior, dengan jadwal pameran dari 20 November 2025 hingga 3 Mei 2026. Pameran ini menjadi bentuk penghormatan Alaïa kepada Christian Dior dan para penerusnya, sekaligus bukti cinta serta kesetiaannya dalam mengoleksi setiap karya sang maison.
Selain itu, 30 gaun Dior dari koleksi Alaïa juga akan dipamerkan di Azzedine Alaïa Foundation. Pameran ini menghadirkan sesuatu yang berbeda karena 30 karya Dior tersebut akan ditampilkan dengan 30 karya rancangan Alaïa sendiri, memperlihatkan pengaruh Dior terhadap desain Alaïa dari waktu ke waktu. Pameran yang mempertemukan kedua “Masters of Couture” ini akan berlangsung dari 1 Desember 2025 hingga 3 Mei 2026.
Kedua pameran ini bukan hanya sekadar menampilkan keindahan gaun, tetapi juga merayakan keahlian dua nama besar mode. Alaïa, yang dikenal penuh dedikasi, dan Dior, yang menjadi sumber inspirasinya, kini dipertemukan kembali dalam sebuah penghormatan yang mendalam.


