Pada koleksi Autumn/Winter 2026, Simone Rocha menghadirkan energi dan semangat youthful, menggabungkan mitologi dan identitas Irlandia di masa modern. Bukan sekadar nostalgia, Rocha menghadirkan masa lalu sebagai sesuatu yang hidup dan bergerak.
Mitologi dan Equestrian

Inspirasi utama koleksi ini adalah Tir na nOg, dunia keabadian dalam legenda Irlandia. Secara simbolis, kehadiran seekor kuda poni putih kemudian diinterpretasikan menjadi gaun putih berenda, yang sebagian bordirnya menggunakan lace daur ulang dari koleksi sebelumnya.
Bahasa equestrian terlihat dari rosette, pita, hingga detail hardware berkuda yang diterjemahkan ke dalam konstruksi busana. Referensi visual juga diperkuat oleh fotografi Pony Kids karya Perry Ogden, yang menangkap anak-anak muda Dublin bersama kuda mereka, mempertemukan dunia lama dan gaya kontemporer yang menjadikannya fun dan unik.
Potongan Memori hingga Kolaborasi Adidas

Bermain dengan siluet yang mengingatkan era 1920-an atau 1940-an, namun tidak secara utuh, melainkan seperti potongan memori yang dirakit ulang. Lingerie yang diekspos, drop waist dan loose dresses, serta elemen seperti coat tahun 40-an dan kerah bomber menjadi gestur sederhana. Elemen deconstruct dan styling menciptakan ketegangan antara struktur dan kebebasan.
Ketegangan ini kemudian mencapai titik kolaborasi signifikan dengan Adidas Originals. Di sinilah referensi romantis Simone Rocha dan inspirasi equestrian di season ini bersinggungan dengan sportswear. Classic 3 Stripes Adidas muncul di berbagai track tops, leotards, dan jackets yang berdampingan dengan tulle, lace, dan crinoline dresses.

Melalui koleksi ini, Simone Rocha menghadirkan Tir na nOg sebagai metafora tentang eternal youth. Keabadian di sini dimaknai sebagai transformasi sejarah yang dibongkar dan dipakai ulang, serta feminitas yang tampil tegas. Youth bukan sesuatu yang polos, melainkan penuh intensitas dan dorongan untuk melampaui bentuk yang diwariskan.
Jauh dari kesempurnaan, energi ini terus mendorong keluar dari batas, di mana masa lalu dan mitos bertemu dalam satu lintasan yang rapuh, kuat, dan selalu bergerak.





