Musim panas 2025 bukan sekadar soal resortwear, ini adalah tentang bagaimana rumah mode ternama menempuh langkah baru dengan mengambil alih pengalaman liburan secara menyeluruh. Dari Eropa hingga Asia Tenggara, berbagai beach club dan resor mewah disulap menjadi panggung eksklusif brand-brand seperti Dioriviera dari Dior sebagai pionir, Jacquemus, Dolce & Gabbana, Loro Piana, Missoni, Longchamp, Loewe, hingga Louis Vuitton. Mereka tak hanya menjual sekedar pakaian dan makanan, tapi menciptakan atmosfer, gaya hidup, dan pengalaman luxury yang imersif dan baru. Fenomena ini membuat jenama fashion luxury untuk terus mencari berbagai aktivasi yang tidak hanya menjual penampilan, tapi gaya hidup yang menyeluruh.
Dioriviera Bali & Beyond

Dioriviera 2025 membawa semangat resort ke level baru lewat reinterpretasi motif ikonik Toile de Jouy dalam versi “Sauvage” dan “Palms”. Dengan warna pink lembut dan biru turkuois, koleksi ini hadir lewat flowy dresses, sandal Dway, hingga perlengkapan rumah kolaborasi dengan Jean Roger dan Emaux de Longwy. Namun kekuatan utama terletak pada eksekusi ruang seperti butik dari rotan di Four Seasons Jimbaran Bali dilengkapi dengan lounge, brunch eksklusif di Sundara, dan patung satwa liar sebagai simbol eksplorasi tropis. Lokasi lain dari Dioriviera termasuk Forte dei Marmi, Milan, Capri, Ibiza, dan Dior Gold House Bangkok, semuanya menawarkan interpretasi lokal yang elegan dari gaya hidup resort à la Dior.
Longchamp Forte dei Marmi

Di pantai pribadi Bagno Felice I, Longchamp meluncurkan Longchamp Beach Club pertama mereka, dihiasi nuansa hijau lembut yang menjadi identitas brand. Kursi, linen, kabin, hingga aksesori dirancang secara seragam, memperkuat suasana yang relaxed namun eksklusif. Acara live music, koktail berwarna hijau, dan pop-up boutique yang menawarkan Le Pliage limited edition, memperkaya pengalaman yang memadukan warisan Prancis dan dolce vita Italia dalam satu destinasi.
Dolce & Gabbana Blu Mediterraneo

Takeover Dolce & Gabbana tersebar dari Taormina, Capri, hingga Saint-Tropez, menghadirkan estetika Sicilia dalam berbagai interpretasi. Di San Domenico Palace Taormina, infinity pool dan teras dihias menyeluruh dengan motif Blu Mediterraneo dan keramik majolica khas Italia. Portofino menampilkan motif Verde Maiolica, sementara Ibiza diwarnai cetakan leopard di Clap House, dan Pampelonne Saint-Tropez menjadi panggung motif Carretto Siciliano. Tak hanya desain visual, tiap lokasi menyuguhkan pengalaman kuliner dan ritel eksklusif luxurious khas DG Resort 2025.
Jacquemus Monte-Carlo & Ibiza

“La Croisière” ala Jacquemus hidup di Monte Carlo Beach Club dengan warna banana yellow, coconut white, dan aksen garis hitam. Seluruh pantai diubah menjadi galeri terbuka yang playful namun elegan, lengkap dengan butik seperti rumah pribadi sang desainer. Sementara di Ibiza, pendekatannya lebih intim dan organik, dengan menggunakan elemen kayu, bunga lokal, dan koleksi linen ringan yang sensual. Keduanya menunjukkan escapism khas Jacquemus yang sensual, modern, dan penuh kepribadian.
Missoni Bali

Missoni Resort Club 2025 di Ritz-Carlton Bali menjadi kanvas tropis bagi pola zig-zag khas dari Missoni. Dengan gradasi toska, turquoise, dan emerald, seluruh area mulai dari sunbed hingga layang-layang dipersonalisasi. Pop-up boutique menghadirkan koleksi eksklusif Missoni x Ritz-Carlton yang hanya tersedia di lokasi ini. Missoni menggabungkan kerajinan tekstil Italia dengan keramahtamahan khas Bali dalam sebuah destinasi gaya hidup yang memikat dan terpadu.
Loro Piana Saint-Tropez & Forte dei Marmi

Loro Piana mengekspresikan kesederhanaan mewah di La Réserve à la Plage, Pampelonne, lewat stripe “Suitcase” khas mereka dalam palet yang earthy dan putih. Mulai dari Furnitur, bantal, dan boutique resort wear menggambarkan estetika Mediterania yang lembut. Di Forte dei Marmi, mereka mengubah kios bunga Il Fioraio menjadi ruang seni keramik Blooming Clay, yang merupakan kolaborasi eksklusif dengan seniman local. Loro Piana menyatukan craftsmanship Italia dan atmosfer Tuscan coastal yang elegan sebagai misi musim panas yang mewah dan personal.
Loewe Paula’s Ibiza

Loewe menghadirkan semangat dan playfulness melalui pop-up Paula’s Ibiza di Nammos Mykonos, Capri, dan Portofino. Desain dari rotan, rak kayu, dan dekorasi botani menciptakan ruang belanja yang terasa seperti ruang seni terbuka. Di Capri, butik bergaya glasshouse menyatu dengan alam, sementara di Portofino nuansa terasa lebih intim dan nostalgic. Pop-up ini bukan hanya soal koleksi, tapi memperluas narasi Loewe tentang leisure, art, dan spontanitas.
Louis Vuitton Taormina

Louis Vuitton menciptakan bar musim panas di teras San Domenico Palace, Taormina, dengan palet kuning cerah khas koleksi LV By the Pool. Pemandangan langsung Laut Ionia dan lanskap bebatuan yang indah, parasol Damier dan menu koktail monogram menciptakan suasana visual yang tak terlupakan. Bar ini menjadi perwujudan “art de vivre à la Louis Vuitton”, menjadikan tempat para tamu menikmati sunset dalam nuansa yang eksklusif, tenang, dan sangat modis.
Fenomena beach club takeover menunjukkan pergeseran besar dalam landscape fashion. Brand tak hanya menampilkan gaya, mereka menciptakan tempat, suara, aroma, dan pengalaman yang mencerminkan DNA mereka secara utuh. Di era ini, beach club menjadi koneksi emosional bagi konsumen untuk tidak hanya melihat, tapi merasakan identitas dan atmosphere brand tersebut. Menjadikan liburan sebagai bagian dari narasi visual yang dikurasi atau ‘A curated experience’ dan bukan sekadar pelarian. Destinasi yang di mana pantai berubah menjadi runway baru, dan para tamu menjadi protagonisnya.

