Di antara riuh inovasi material dan komplikasi ekstrem di Watches and Wonders 2026, Panerai justru memilih bergerak ke arah yang lebih emosional: kembali menelusuri akar militernya sendiri. Bukan lewat nostalgia kosong, melainkan dengan menghadirkan dua arloji yang terasa seperti artefak masa lalu yang dibangun ulang dengan teknologi masa kini — Luminor PAM01735 dan Luminor Forged Titanium PAM01629.
Sebelum istilah “tool watch” menjadi jargon populer di dunia horologi, Panerai telah lebih dulu membuat instrumen waktu rahasia untuk Angkatan Laut Italia. Jam-jam itu lahir bukan untuk kolektor atau pecinta gaya hidup, tetapi untuk para penyelam militer yang bekerja dalam kondisi ekstrem. Dari kebutuhan inilah lahir bahasa desain Panerai yang hari ini begitu ikonik: case besar berbentuk cushion, crown-protecting bridge yang agresif, lume yang menyala terang di bawah air, serta konstruksi yang terasa nyaris tak bisa dihancurkan.


Di Geneva tahun ini, Panerai seolah membuka kembali arsip sejarahnya. Kedua model terbaru tersebut mengambil inspirasi langsung dari referensi legendaris Ref. 6152/1 era 1960-an — sebuah siluet yang membantu membentuk identitas visual Luminor seperti yang dikenal hari ini.
Namun menariknya, Panerai tidak sekadar membuat “reissue”. Mereka mempertahankan ukuran monumental 47 mm, mempertahankan konstruksi crown bridge datar khas era vintage, sekaligus memperhalus proporsinya agar lebih nyaman dikenakan generasi modern. Hasilnya terasa seperti dialog antara masa lalu dan masa depan: brutal, maskulin, tetapi jauh lebih refined dibandingkan instrumen militer aslinya.
Versi pertama, PAM01735, menjadi interpretasi paling romantis dari sejarah tersebut. Case polished steel dipadukan dengan dial gradasi ivory kecokelatan yang sengaja dibuat menyerupai fenomena “tropical dial” pada Panerai vintage — perubahan warna alami akibat usia, cahaya matahari, dan material lume lama yang kini justru diburu kolektor.
Permukaan dial matte bertekstur grainy memberi nuansa utilitarian khas instrumen militer era 1960-an. Angka dan indeks beige Super-LumiNova tampil hangat, sementara jarum model double pencil menghadirkan sentuhan arsip yang subtil namun sangat kuat secara karakter. Tidak banyak teks memenuhi dial, hanya “Luminor Panerai” di posisi pukul 12 dan sub-second kecil di pukul 9 — sebuah restraint desain yang terasa semakin mewah di tengah era visual yang terlalu ramai.

Jika PAM01735 berbicara mengenai romantisme sejarah, maka PAM01629 menunjukkan bagaimana warisan itu bisa diproyeksikan ke masa depan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah maison, Panerai memperkenalkan forged titanium — material baru yang menjadi evolusi dari eksplorasi titanium mereka sejak dekade 1980-an.
Material forged titanium ini dibentuk melalui tekanan dan panas tinggi yang menyatukan dua jenis titanium berbeda. Hasil akhirnya bukan sekadar ringan atau kuat, tetapi juga menghadirkan pola organik bergelombang yang unik pada setiap case. Tidak ada dua jam yang benar-benar identik. Permukaannya mengingatkan pada arus laut, lapisan batu alam, atau jejak erosi yang dibentuk waktu — sangat puitis untuk sebuah tool watch yang lahir dari dunia militer.
Secara teknis, kedua jam ini tetap mempertahankan DNA Panerai yang paling puristis. Di balik sapphire caseback transparan, terdapat calibre manual-winding P.3000 dengan cadangan daya tiga hari. Movement besar berdiameter 16½ lignes ini dirancang untuk menghadirkan stabilitas dan ketahanan maksimal, mengikuti filosofi movement militer vintage Panerai yang dahulu diadaptasi dari konstruksi pocket watch.

Panerai juga tetap mempertahankan obsesinya terhadap ketahanan air. Kedua model memiliki water resistance hingga 100 meter, tetapi menariknya setiap unit diuji pada tekanan 25% lebih tinggi dari rating resminya. Proses pengujian bahkan mencakup simulasi penuaan sepuluh tahun pada gasket dan case sebelum jam diuji kembali di dalam air.
Di tengah industri jam mewah yang semakin sering berbicara mengenai komplikasi rumit dan kemewahan flamboyan, Panerai justru memilih kembali pada esensi: fungsi, daya tahan, dan identitas desain yang sangat kuat. Luminor terbaru ini bukan jam yang mencoba terlihat vintage. Ia memang membawa memori sejarah itu di dalam DNA-nya.



