Selama lebih dari empat dekade, lini B.A dari POLA telah menjadi pionir dalam riset pengencangan kulit, termasuk lebih dari 26 tahun mendalami fenomena glycation pada kulit. Kini, memasuki generasi ke-7, B.A menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh dengan memulai perawatan firming sejak tahap paling awal, yaitu cleansing.
Filosofi yang diusung tetap konsisten sejak pertama kali diperkenalkan pada 1985, yaitu “broadening individual potential”, sebuah konsep yang menekankan bahwa kecantikan tidak dibatasi oleh usia maupun waktu. Dalam fase terbarunya, B.A tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses yang mendukung vitalitas kulit secara menyeluruh.

Peluncuran B.A CLEANSING CREAM dan B.A WASH pada awal Maret lalu melengkapi rangkaian basic skincare generasi terbaru ini, setelah sebelumnya diperkenalkan lotion, milk, dan cream dengan fokus pada efek firming yang terasa seperti kulit yang “terlahir kembali”.
Terobosan Baru: Glycation pada Desmosome dan Dampaknya pada Kekencangan Kulit
Salah satu penemuan penting dari B.A Research Center adalah fakta bahwa desmosome, struktur protein yang menghubungkan sel-sel stratum corneum, juga mengalami glycation. Selama ini, penelitian glycation lebih banyak berfokus pada kolagen, namun temuan ini membuka perspektif baru dalam memahami penyebab kulit kehilangan elastisitas.
Glycation sendiri merupakan proses ketika gula berikatan dengan protein, menghasilkan Advanced Glycation End Products (AGEs) yang menyebabkan kulit menjadi lebih keras, kusam, dan kehilangan kekenyalannya. Proses ini dipicu oleh berbagai faktor seperti pola makan tinggi gula, stres, paparan UV, hingga penuaan alami.


Ketika desmosome mengalami glycation, proses eksfoliasi alami kulit menjadi terganggu. Sel-sel kulit mati tidak terlepas dengan optimal, menyebabkan penumpukan yang berujung pada tekstur kasar dan berkurangnya firmness. Oleh karena itu, pendekatan untuk menghilangkan lapisan stratum corneum yang mengandung glycated desmosomes menjadi kunci utama dalam inovasi terbaru B.A.
Teknologi Formulasi Canggih: Membersihkan Sekaligus Menjaga Kelembapan
B.A CLEANSING CREAM mengusung teknologi eksklusif Dual Melting Oil Formulation yang memungkinkan dua jenis minyak bekerja secara terpisah namun sinergis. Formula ini efektif melarutkan makeup, sebum, dan kotoran, sekaligus menjaga kelembapan kulit tanpa meninggalkan rasa kering setelah dibilas.

Tekstur krim yang berubah menjadi minyak halus saat diaplikasikan memberikan sensasi lembut sekaligus performa pembersihan maksimal. Teknologi ini juga terbukti meningkatkan kemudahan pembilasan hingga 1,24 kali dibandingkan produk sebelumnya, memberikan hasil kulit yang lebih bersih tanpa residu berlebih.
Sementara itu, B.A WASH menghadirkan Moisture Wrapping Formulation yang memanfaatkan microfibers alami untuk menyerap sebum dan impurities secara efektif. Diperkaya dengan Moist Holder EX yang mengandung minyak pelembap hingga 10 kali lebih banyak dibanding generasi sebelumnya, produk ini menghasilkan busa yang lebih kaya dan halus.

Menariknya, penggunaan B.A WASH juga membantu meningkatkan penyerapan produk skincare berikutnya hingga sekitar 1,12 kali, menjadikannya bukan sekadar pembersih, tetapi bagian penting dalam keseluruhan ritual perawatan kulit.
Pengalaman Sensorial: Harmoni Tekstur dan Aroma yang Berlapis
Tidak hanya mengedepankan fungsi, POLA juga memperhatikan pengalaman sensorial dalam penggunaan. Kedua produk ini menghadirkan tekstur yang berbeda namun sama-sama memberikan kenyamanan maksimal, dari krim lembut yang meleleh hingga busa halus yang tahan lama.
Dari sisi aroma, B.A menghadirkan floral woody accord yang dirancang berlapis, terinspirasi dari ilmu sensori. Aroma berkembang secara bertahap, dimulai dari nuansa green citrus yang segar, berlanjut ke floral lembut seperti rose dan geranium, hingga ditutup dengan sentuhan hangat woody seperti cedar dan oakwood.

Penggunaan bahan upcycled oakwood sebagai base note juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan, sekaligus memberikan karakter aroma yang dalam dan elegan.
Desain dan Filosofi: Awakened Beauty dalam Setiap Detail
Desain kemasan B.A generasi terbaru mengusung konsep “awakening vibrancy”, mencerminkan dinamika dan potensi yang terus berkembang dalam diri setiap individu. Warna hitam yang digunakan bukan sekadar estetika, tetapi simbol dari inklusivitas dan kemungkinan tanpa batas.
Kolaborasi dengan seniman bunga ternama Makoto Azuma turut memperkaya identitas visual B.A. Karya yang dihadirkan menggambarkan lapisan kehidupan yang saling terhubung antara manusia, alam, dan waktu, menciptakan narasi visual yang mendalam dan artistik.
Cleansing sebagai Fondasi Baru untuk Kulit Lebih Kencang
Dengan pendekatan berbasis riset mendalam tentang glycation, khususnya pada desmosome, POLA melalui B.A generasi ke-7 menghadirkan perspektif baru dalam dunia skincare. Cleansing tidak lagi sekadar tahap awal, tetapi menjadi fondasi utama dalam menciptakan kulit yang lebih kencang, lembap, dan bercahaya.
Inovasi ini menegaskan bahwa untuk mencapai hasil optimal, perawatan kulit harus dimulai dari dasar yang tepat. Dan dalam hal ini, B.A menawarkan solusi yang tidak hanya efektif secara ilmiah, tetapi juga memberikan pengalaman penggunaan yang menyeluruh.


