Desainer Liliana Lim menghadirkan koleksi Ready-to-Wear Deluxe 2025/2026 bertajuk LOUVELL sebagai eksplorasi baru dalam teknik moulage yang selama ini sudah ia mainkan. Moulage adalah metode pembentukan busana langsung di atas mannequin tanpa pola. Dalam koleksi ini, Liliana mempertemukan draping lembut dari teknik moulage tersebut dengan struktur konstruktif, menciptakan keseimbangan antara spontanitas dan keteraturan. Lalu diperkaya dengan eksperimen tekstur ciptaan sendiri.

Moulage yang bercahaya
Secara konsep, LOUVELL tetap mempertahankan DNA khas Liliana Lim, feminin, elegan, dan sederhana, namun dengan pendekatan yang lebih eksperimental. Misalnya, melengkapi lembutnya rancangan dengan konstruksi arstektural yang tegas dan ornamentasi tekstur buatan tangan. Semuanya termewahkan dengan tata drappery yang memantulkan cahaya, menghadirkan kesan elegan yang klasik dan sophistocated. Detail seperti lipatan mentah, drape asimetris, dan potongan moulage yang disusun random, bagai puitisasi penampilan. Pendekatan desain ini memperlihatkan arah baru desain Liliana yang kini bergerak dari tradisi feminin menuju bentuk yang lebih arsitektural dan berani.

Louvell sebagai pembuka The Langham Fashion Soirée
Nama “Louvell” sendiri merupakan gabungan dari kata Lumière (cahaya) dan Novel (roman), mencerminkan semangat baru yang menyoroti pencarian bentuk dan tekstur sebagai inti narasi desain. Diluncurkan sebagai show pembuka di The Langham, Jakarta, dalam acara Fashion Soirée yang digelar bersama IFDC (Indonesian Fashion Designer Council), koleksi ini juga menampilkan kolaborasi dengan EPA JEWEL untuk aksesori dan Steve Madden untuk alas kaki.


























