Ada energi baru yang terasa dari Longchamp musim panas 2026. Bukan hanya tentang tas kulit beraksen Parisian chic atau siluet ready-to-wear yang effortless, melainkan tentang sebuah papan selancar yang membawa semangat maison asal Prancis itu menuju garis pantai. Untuk pertama kalinya sejak berdiri pada 1948, Longchamp merilis surfboard eksklusif hasil kolaborasi dengan Shapers Club, studio surf culture asal Prancis yang dikenal sebagai salah satu benchmark dunia surfing kontemporer.
Kolaborasi ini terasa menarik karena tidak lahir sebagai gimmick musim panas semata. Longchamp tampaknya sedang memperluas definisi luxury lifestyle mereka—bahwa kemewahan hari ini tidak lagi hanya hidup di boulevard kota besar, tetapi juga hadir dalam ritme santai di tepi laut, dalam perjalanan spontan menuju ombak, dan dalam objek desain yang memiliki fungsi sekaligus cerita.

Mengusung semangat koleksi Spring-Summer 2026 bertajuk Catch the Parisian Wave, papan selancar ini menjadi interpretasi baru dari gaya hidup Parisian yang lebih bebas, sportif, dan penuh energi. Longchamp tidak membuatnya sebagai merchandise biasa. Surfboard ini diproduksi sangat terbatas, hanya 40 unit bernomor, menjadikannya collectible object yang berada di persimpangan sport, craftsmanship, dan design culture.
Visualnya langsung membawa imajinasi menuju era surfing California tahun 1960-an. Permukaan veneer kayu dengan siluet streamlined dipadukan grafis retro dan sirip berwarna cerah yang sedikit faded, menciptakan nuansa vintage yang terasa sophisticated, bukan nostalgik berlebihan. Ada keseimbangan antara estetika dekoratif dan performa teknis—sesuatu yang sering menjadi tantangan dalam produk kolaborasi fashion dan olahraga.
Di balik tampilannya yang artistik, surfboard ini dikembangkan di workshop Shapers Club di Marennes, dekat La Rochelle, menggunakan konstruksi foam, fiberglass, dan resin untuk memastikan performa olahraga tetap serius. Ini bukan hanya objek pajangan untuk villa musim panas di Saint-Tropez atau Malibu, tetapi benar-benar papan selancar yang dibuat dengan standar high-performance.
Menariknya lagi, kolaborasi ini mempertemukan dua perusahaan keluarga Prancis yang sama-sama menyandang status Entreprise du Patrimoine Vivant—pengakuan resmi pemerintah Prancis terhadap rumah kreatif dengan keahlian craftsmanship luar biasa. Ada benang merah mengenai warisan, savoir-faire, dan penghormatan terhadap proses manual yang membuat proyek ini terasa autentik.
Bagi Longchamp sendiri, langkah ini memperlihatkan bagaimana rumah mode heritage kini semakin aktif memasuki cultural lifestyle territory. Jika beberapa tahun lalu luxury brands ramai bermain di ranah tennis, cycling, atau ski culture, maka surfing kini menjadi simbol baru leisure luxury yang lebih laid-back namun tetap aspiratif. Dan Longchamp membawanya dengan pendekatan yang terasa natural: ringan, optimistis, dan tidak terlalu dibuat-buat.

Di bawah arahan kreatif Sophie Delafontaine, Longchamp memang terus memperluas citra perempuan Parisian modern yang fluid, spontan, dan kosmopolitan. Surfboard ini seolah menjadi simbol dari karakter tersebut—elegan, namun tidak takut bermain ombak.
Kolaborasi Longchamp x Shapers Club akan tersedia di sejumlah titik penjualan pilihan dunia bersamaan dengan instalasi pop-up musim panas mereka. Sebuah objek desain yang mungkin akan lebih sering tampil sebagai centerpiece interior luxury beach house, namun tetap menyimpan kemungkinan untuk benar-benar dibawa menembus ombak Atlantik.


