Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, perayaan Syawalan bersama Nur Asia Uno dan LUXINA menghadirkan sebuah momen ramah tamah yang terasa personal namun dan akrab. Bertempat di Nur Corner S28 Jakarta Selatan, acara ini mempertemukan para perwakilan jenama luxury internasional (fashion, beauty, watches) dalam sebuah ruang yang mengedepankan kehangatan relasi dan keindahan interaksi. Sore itu, percakapan mengalir ringan, diiringi senyum yang tulus dan suasana yang terasa seperti pulang ke rumah sendiri.

Tamu Istimewa dan Memori Rasa
Kehadiran para tamu terasa semakin istimewa dengan sajian kuliner Nusantara yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga membangkitkan memori rasa. Dari hidangan utama hingga kudapan tradisional, setiap sajian dihadirkan dengan perhatian pada detail yang halus, penyajian level fine dining, yang menunjukkan bahwa kenyamanan sejati sering kali lahir dari sesuatu yang sederhana dan dieksekusi dengan sepenuh hati.

Comford Food
Konsep menu di Nur Corner S28 mengusung filosofi comfort food Indonesia yang akrab di lidah. Di sini, rasa tidak dikejar untuk menjadi asing atau eksperimental, melainkan dipertahankan dalam eksistensi terbaiknya. Bumbu yang seimbang dan kualitas bahan yang terjaga menjadikan setiap hidangan terasa jujur. Ada semacam keintiman yang tercipta saat menyantapnya, seolah setiap suapan adalah percakapan yang tidak perlu banyak kata.


LUXINA Newspaper Vol. V
Lebih dari sekadar pertemuan sosial, momen ini juga menjadi penanda peluncuran Luxina Newspaper Volume ke 5. Edisi ini mengangkat tema ‘quietly tailored joy for everyday life‘, sebuah refleksi tentang bagaimana kebahagiaan dapat hadir dalam bentuk yang tenang dan tidak mencolok. Sorotan pada lanskap Bhutan menjadi metafora akan ketenangan yang menyegarkan jiwa, sebuah jeda yang relevan di tengah ritme hidup yang semakin cepat.

Masa Kanak-Kanak di Lukisan Joko Nastain
Dari sisi seni, karya Joko Nastain turut memberikan dimensi reflektif yang berbeda. Melalui sudut pandang tentang kemerdekaan dan kebebasan berpikir di masa kanak kanak, ia mengajak audiens untuk kembali pada kejujuran emosi yang sering kali terlupakan. Ada kehangatan yang sama antara karya seni tersebut dan atmosfer ruang yang menaunginya.

Nur Corner S28
Ruang di Nur Corner S28 sendiri dirancang dengan sentuhan personal dari Nur Asia Uno. Nuansa yang dihadirkan terasa luas, hangat, dan homey, sebuah kombinasi yang berhasil dicapai tanpa terasa dibuat buat. Interiornya tidak berusaha terlalu keras untuk mengesankan, namun justru di situlah letak pesonanya. Ia memberi ruang bagi percakapan, bagi tawa, dan bagi jeda yang dibutuhkan.


Modern Hospitality
Pelayanan yang ramah memperkuat pengalaman ini secara keseluruhan. Ada rasa diterima yang tidak dibuat buat, sesuatu yang semakin langka dalam lanskap hospitality modern. Baik untuk makan siang santai, pertemuan keluarga, maupun sekadar rehat sejenak, tempat ini mampu menjaga konsistensi kenyamanan tanpa kehilangan karakter.

Sebagai destinasi kuliner di Jakarta Selatan, Nur Corner S28 Jakarta tidak hanya menawarkan rasa, tetapi juga pengalaman yang utuh. Ia menjadi ruang sosial yang hidup, tempat orang orang datang bukan hanya untuk makan, tetapi untuk berbagi cerita dan waktu. Dalam kesederhanaannya, ia menyimpan kemewahan yang sesungguhnya.





