Jika kalian, ingin memilih gaun pernikahan selain Kebaya dan gaun princess, kemana kalian akan pergi? Hampir tak banyak pilihan. Tapi cobalah kalian perhatikan apa yang dipersembahkan desainer Rama Dauhan melalui labelnya Rama Dauhan Gold, pasti jiwa-jiwa puitis individual kalian akan meronta, kalian seperti menemukan jawaban untuk tampil di pelaminan dengan ‘berbeda’. Bukan sekadar rancangan yang puitis kasat mata, koleksi yang berjudul ‘Aku Berharga” ini adalah kisah personal tentang cinta, kehilangan yang membentuk diri, dan keberanian untuk memberi makna baru pada kenangan lama.

Inspirasi penuh kenangan
Inspirasi utama koleksi ini datang dari sebuah penemuan yang sederhana namun penuh getaran emosi: gaun pengantin ibunda Rama yang telah berusia lebih dari lima puluh tahun. Warnanya memudar, lace vintage mulai rapuh, tetapi ketika Rama membukanya, kehangatan seolah memenuhi ruangan. Di sinilah Rama memahami bahwa keindahan tidak selalu tentang sesuatu yang baru, melainkan tentang cara kita merawat dan menghidupkan kembali apa yang pernah dicintai. “Aku Berharga” lahir dari momen kontemplatif itu, sebuah deklarasi bahwa benda-benda yang membawa kenangan memiliki value tak ternilai.


Estetika Cinta dan Nostalgia
Estetika Rama dalam koleksi ini tetap berakar pada nostalgia. Ia memilih palet warna muted yang lembut, diperkaya embroidery floral bernuansa vintage dan siluet serba longgar namun terasa terstruktur. Proses kreatif koleksi ini pun sarat emosi. Rama mengumpulkan lebihan bahan gaun pengantin yang masih tersimpan, juga aneka manik-manik warisan sahabatnya, mendiang Andi Yulianti (House of Jealouxy). Semua fragmen itu berbeda warna, tekstur, dan cerita, namun justru perbedaan itulah yang menciptakan harmoni baru.


POV tentang kenangan
Koleksi ini bukan sekadar upcycle, melainkan usaha merangkai ulang kesan dan perasaan. Rama berprinsip bahwa mengingat kenangan bukan berarti terjebak, melainkan memberi ruang bagi kenangan untuk hidup dalam POV baru. Siluet yang muncul bervariasi: dress longgar yang mengalir, potongan pas badan yang membingkai bentuk, hingga volume balon yang memberi kesan ultra romantis. Detail seperti bordir halus, embellishment bunga 3D, hingga simbol hati muncul di punggung dengan sentimental.

Aku Berharga
“Aku Berharga” adalah perayaan cinta, kehilangan, persahabatan, dan keberlanjutan. Bahwa sesuatu yang pernah usang dapat bersinar kembali ketika disentuh dengan kasih dan kesabaran. Koleksi ini diperkaya sepatu karya byMader, aksesori Aidan and Ice, rangkaian bunga Via Fleurs, dan musik lembut Donne Maula. Untuk melihat dan merasakannya secara utuh, koleksi ini dapat diakses secara langsung di Rama Dauhan Design Studio, Jakarta Selatan—ruang di mana setiap kain bukan sekadar kain, melainkan cerita yang dijahit menjadi keindahan.























