Terletak di jantung The Westin Resort & Spa Ubud, Bali, Tabia Restaurant menghadirkan pengalaman bersantap yang merayakan kehangatan cita rasa Indonesia. Terinspirasi dari kata Bali untuk cabai, “tabia”, restoran ini menjadi panggung kuliner di mana setiap hidangan bercerita tentang tradisi, rasa, dan kekayaan budaya Nusantara. Dengan kapasitas hingga 95 tamu baik di area dalam maupun luar ruangan, suasana di Tabia mengundang setiap pengunjung untuk larut dalam pesona kuliner Indonesia yang kaya aroma dan penuh warna.

Deretan sajian autentik di Tabia
Menu Tabia menampilkan deretan hidangan autentik, mulai dari kuliner klasik hingga spesialisasi daerah di seluruh kepulauan Indonesia. Filosofi keberlanjutan menjadi inti dari setiap kreasi, dengan bahan-bahan segar hasil kolaborasi bersama petani dan perajin lokal Bali. Tidak hanya itu, Tabia juga menawarkan koleksi koktail khas berbasis arak Bali serta racikan modern yang memberikan sentuhan segar pada rasa tropis, menjadikan setiap tegukan bagian tak terlupakan dari perjalanan kuliner.


Eat Well dari Westin
Sejalan dengan filosofi Eat Well dari The Westin, Tabia juga menyajikan pengalaman sarapan yang sehat dan penuh manfaat. Jamu Corner menghadirkan minuman tradisional Indonesia seperti kunyit asam, beras kencur, dan bir pletok yang kaya khasiat. Di sisi lain, Sustainable Salad Corner menonjolkan hasil panen segar dari Hydro Haven Garden, mulai dari selada hingga tomat ceri. Keaslian ini menambah daya tarik Tabia sebagai destinasi kuliner yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyegarkan tubuh.

Tabia Terrace yang asri di Ubud, Bali
Tidak berhenti pada kuliner, Tabia juga merangkul kebudayaan melalui acara-acara tematik yang menampilkan tradisi dan perayaan Indonesia. Dari suasana Tabia Terrace yang asri dan terbuka hingga kegiatan budaya yang imersif, restoran ini menjelma sebagai ruang yang menyatukan rasa, alam, dan warisan budaya Bali. Bagi para pencinta kuliner dan wisatawan, Tabia Restaurant di The Westin Ubud adalah destinasi yang sempurna untuk menemukan harmoni antara gastronomi, keberlanjutan, dan kearifan lokal.






