Oliverra, restoran Mediterania ikonis di Umana Bali, LXR Hotels & Resorts, memperkenalkan Mixology Collective — sebuah seri makan malam kolaboratif yang merayakan persilangan antara haute cuisine dan art of mixology. Untuk edisi perdananya, Oliverra menggandeng Taketo Utsunomiya, sosok di balik kesuksesan program bar NOTTE Uluwatu, dalam sebuah six-course pairing dinner yang menautkan rasa, seni, dan narasi dalam satu pengalaman gastronomi yang imersif.

Oliverra dan dialog kreatif
Dalam lanskap kuliner modern, mixology kian berperan penting dalam mengangkat pengalaman fine dining ke level berikutnya. Melalui Mixology Collective, Oliverra menghadirkan ruang dialog kreatif antara koki dan bartender — di mana setiap koktail tidak hanya sekadar pendamping hidangan, melainkan bagian integral yang mampu menantang, mencerminkan, atau memperkaya cita rasa di atas piring. “Kami ingin menciptakan harmoni di mana makanan dan minuman bergerak seirama,” ujar Ngurah Putra, Executive Chef Umana Bali. “Taketo membawa filosofi rasa yang halus namun berani, menciptakan harmoni dan kontras yang mengejutkan untuk pengalaman multisensorial yang lebih dalam.”

Mixology Collective di Umana Bali
Malam perdana Mixology Collective akan digelar pada Jumat, 7 November 2025 pukul 18.00. Para tamu akan memulai perjalanan rasa dengan Verde Gin Tonic, disusul enam hidangan berpasangan — mulai dari oyster dengan NIKKA Coffey Gin martini, scallop dengan koktail passionfruit-yuzu-bamboo dan garam wasabi, hingga ravioli yang dipadukan dengan highball Aperol dan vermouth. Puncak kelezatan hadir lewat coffee-smoked beef cheeks yang dipasangkan dengan KOCH Mezcal dan LIMO liqueur asal Bali, sebelum ditutup dengan sentuhan lembut koktail whisky dan Earl Grey tea.


Lapisan-lapisan rasa
Setiap pasangan rasa dirancang untuk menunjukkan bagaimana koktail dapat berfungsi bukan hanya sebagai pelengkap, tapi juga sebagai identitas yang memperkaya narasi kuliner. Dari aroma citrus yang menggoda hingga lapisan rasa yang kompleks, Mixology Collective menantang paradigma tradisional dalam fine dining, mengubah setiap tegukan menjadi bagian dari cerita.

Dar tebing Uluwatu
“Memadukan koktail dengan menu degustasi ibarat menciptakan musik,” ungkap Taketo Utsunomiya, Head Bartender NOTTE Uluwatu. “Setiap hidangan adalah nada, dan minuman adalah ritmenya. Saya ingin setiap koktail menyingkap dimensi rasa baru — menjadikan perjalanan bersantap ini lebih personal dan tak terlupakan.” Dengan visi seperti ini, Mixology Collective bukan hanya acara makan malam, tapi sebuah ekspresi artistik di mana rasa menjadi bahasa universal antara dapur dan bar.




